Saturday, December 13, 2014

Cintaku Tertambat di Lawangsewu

"Kenapa orang selalu memandangku hanya dari sisi fisik? karena aku cantik? terus orang gak mau ngerti aku dari sisi yang lain? klo aku tiba-tiba jerawatan atau oleh suatu sebab tidak cantik lagi lalu mereka pergi dariku? klo aku sudah tua, tidak cantik lagi mereka menyingkir dari hidupku?"

www.semarangkota.go.id

"Tidak semua orang memandangmu seperti itu. Kamu harus bersyukur dikaruniai wajah cantik dan tubuh yang ideal untuk seorang wanita karena banyak wanita lain yang ingin sepertimu. Sebuah kewajaran bagi laki-laki ketika melihat wanita cantik kemudian pengen kenalan, pendekatan dan akhirnya menginginkanmu. Kamu tidak bisa menolak kodrat. Kamu tidak boleh mengeluh karena keindahan yang kamu miliki. Justru yang harus kamu sadari adalah bahwa godaan, rayuan dan pendekatan yang dilakukan para makluk lelaki itu merupakan konsekwensi logis dari kecantikanmu dan keindahan tubuhmu. Kamu tidak berhak melarang mereka menyatakan sayang, cinta atau bahkan menginginkanmu untuk menjadi teman, pacar atau bahkan pasangan hidup. Yang harus kamu lakukan adalah merespon semua itu dengan baik dan berani mengatakan iya atau tidak terhadap semua ajakan, rayuan atau godaan sesuai dengan hati nurani, selera dan pilihan hidupmu", begitulah saran yang selalu kuberikan berulang - ulang ketika Gadis Lawangsewu itu curhat padaku.

Aku bisa memahami kegalauan hatinya ketika sekolah teman - teman cowok di kelasnya berebut untuk menjadi pacarnya, ketika dia magang di perusahaan beberapa atasan dan rekan kerja laki-lakinya  menggodanya untuk diajak jalan, nonton atau bahkan ke hiburan malam. Dan ketika dia bekerja, banyak teman kantor laki-lakinya sengaja menggoda untuk sekedar mengajak jalan, menjadikan istri simpanan atau bahkan hanya iseng sekedar mengajak bobok bobok siang. Sebuah karunia yang sempurna sekaligus ujian kehidupan yang berat untuknya.

Senja itu dia mengajakku jalan - jalan ke Lawangsewu. Dengan senang hati aku menyanggup untuk menemaninya. Aku tahu bahwa ini bukan sekedar jalan - jalan, namun aakan selalu diselingi cerita - cerita kesedihan dan kegalauan berkenaan dengan godaan atau rayuan lelaki disekeliling hidupnya. Aku tak bosan selalu mendengarkan dan memberikan semangat agar terus bersikap positif dan merespon dengan benar apapun godaan yang datang. (bersambung bag 2)

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.